Sabtu, 11 April 2015

(Puisi) - Celana







Kepada celana
yang telah berjasa menutup aurat
di mana saja


Aku ingat celana jeans belelku
ke mana-mana aku pakai
biar berhari-hari

Levi's strauss kesukaanku
dengan bokong seksiku
dilirik para gadis-gadis manis

Aku hanya suka satu hal
yaitu kantong kecil yang sempit
tempat uang receh terselip

Konon kantong sempit itu
tempat yang paling berharga tersimpan
yaitu intan permata

Seperti aku teringat adik manisku
gadis Layla dan celana jeansnya
dia sungguh manis




____________________



Jaga Blengko, 11-4-15
Jack Phenomenon

Kamis, 02 April 2015

(Serba-Serbi) - Legenda Nyai Dasima (1): Tetap 'Perawan' Meski Punya Anak



Kamis, 2 April 2015 | 06:23 WIB
Oleh : Hadi Suprapto, Dody Handoko
 
  
Kecantikan Dasima digambarkan dengan melankolis.
 
 
 
Legenda Nyai Dasima (1): Tetap 'Perawan' Meski Punya Anak 
 
 
 
VIVA.co.id - Sebagian masyarakat Betawi, terutama masyarakat Betawi Kwitang menganggap bahwa tokoh Nyai Dasima pernah hidup.  Anggapan itu dilatarbelakangi pula dengan adanya tempat–tempat dalam “Njai Dasima” yang dapat dilihat hingga saat ini.

Cerita Nyai Dasima meninggalkan jejak bangunan bersejarah yang dibangun pada abad ke–19. Rumah Nyai Dasima bersama Toean W berada di Pejambon, tepatnya di belakang Gereja Immanuel, dekat Stasiun Gambir. Gereja Immanuel didirikan dari tahun 1835-1839 dan dirancang oleh Tuan Horn. Gereja itu diresmikan tepat 24 Agustus 1839 bersamaan dengan Hari lahirnya Raja Belanda Wilem I.

Gedung Pancasila, sekarang Gedung Kementerian Luar Negri, awalnya hanya hutan belukar dengan rawa–rawa. Tahun 1648 mulai berubah setelah tempat itu didiami penduduk.  Keluarga Anthony Chestelyn menguasai kawasan itu untuk pertanian tebu dan padi guna keperluan VOC.

Tapi ketika tak ada pewaris yang tersisa untuk mengurusi warisan tanah itu, maka jadilah tempat itu sebagai Hertogpark sepi. Tentang gedung itu sendiri diperkirakan berdiri dan mengalami renovasi dalam kurun waktu 1890 hingga 1950.

“Kabarnya  jembatan Kwitang , kini depan toko buku Gunung Agung, tempat pembunuhan Nyai Dasima, di sekitar sungai itu juga mayatnya ditemukan,” ujar Yahya Andi Syahputra, budayawan Betawi, ketika ditemui di rumahnya kawasan Terogong, Jaksel.


Pada 1896 G. Francis menerbitkan novel yang diberi judul Tjerita Njai Dasima. Lie Kim Hok dan O.S Tjiang pernah menyadur cerita Nyai Dasima ini dalam bentuk syair. Menurut Claudine Salmon, kedua penulis itu menyadur dari karya G. Francis. A. Th. Mausamana membuat Nyai Dasima dalam bahasa Belanda pada tahun 1926. Cerita ini muncul sebagai bacaan anak – anak dalam Cerita Betawi (Ali, 1995).  Tahun 165 S.M. Ardan pernah mengarang Nyai Dasima dalam bentuk naskah drama.

Berikut cuplikan kisah Nyai Dasima, cerita ini diambil dari sebuah buku karangan G. Francis (Gijsbert Francis a.ir) yang terbit pada tahun 1896, ditulis berdasarkan kisah nyata kehidupan seorang istri simpanan yang bernama Dasima, gadis dusun Kuripan, Bogor.

Tjurug, Tanggerang 1813 Njai Dasima, seorang warga Kuripan, Jawa Barat menjadi gundik tuan tanah bernama Edward W yang berkebangsaan Inggris. Toean W terpikat padanya karena ia cantik, pandai menjahit dan memasak. Dari hubungan mereka lahirlah seorang bayi perempuan yang diberi nama, Nanci.

Meski telah punya anak Dasima tetap cantik seperti masa perawannya. ltulah yang mendorong tuan Edward laki-Iaki asal Inggris tak segan-segan memberikan sebuah rumah serta para pembantu yang siap melayani keperluan Dasima. Semula Dasima dan tuan Edward menetap di Curug Tangerang, kemudian pindah ke Pejambon Batavia.

Kecantikan Dasima digambarkan dengan melankolis. ”Setiap lelaki dewasa yang lewat di depan rumahnya, manakala melihat Nyai Dasima, maka menitiklah air liur mereka. Bagi mereka yang telah beristeri, tumbuh sesaat penyesalan mengapa tidak beristerikan wanita itu saja, pastilah hidup bahagia, cahaya kecantikan yang terpancar dari bola matanya, bersih kencang kulitnya dan liuk lekuk tubuhnya yang bagai gitar.”

Bagi lelaki perjaka dan duda, ada setetes keinginan untuk memperisterikan Nyai Dasima. Sungguh, ada magnit yang melekat ditubuhnya membuat lelaki secara refleks mengalih pandang ke arah rumah Dasima dan berharap bisa melihat meskipun sehelai rambut lewat jendela.



Bersambung...

Kami akan mengulas kisah Nyai Dasimah yang berbeda dengan yang lain dalam beberapa tulisan. Tulisan akan terbit setiap pagi. Nantikan tulisan-tulisan selanjutnya.




____________________


Sumber : http://metro.news.viva.co.id/news/read/608882-legenda-nyai-dasima--1---tetap--perawan--meski-punya-anak/2



Minggu, 29 Maret 2015

(Tahukah Anda?) - Apa tugas seorang senturion dalam tentara Romawi? Dan Apa bedanya cermin pada zaman Alkitab dengan cermin sekarang?




TAHUKAH ANDA?


Apa tugas seorang senturion dalam tentara Romawi?



Pahatan senturion Romawi
 Pahatan senturion Markus Favonius Fasilis




Senturion Romawi disebut beberapa kali dalam Kitab-Kitab Yunani Kristen. Misalnya, perwira yang mengawasi saat Yesus dihukum mati. Juga Kornelius, orang Kristen pertama yang bukan dari bangsa Yahudi. Dua senturion lain adalah perwira yang mengawasi saat rasul Paulus dipukuli, dan Yulius yang mengawal Paulus ke Roma.—Markus 15:39; Kisah 10:1; 22:25; 27:1.

Biasanya, senturion memimpin pasukan yang terdiri dari 50 sampai 100 prajurit berjalan kaki. Dia bertugas melatih, memeriksa pakaian dan perlengkapan mereka, dan menentukan tugas mereka.
Senturion adalah pangkat tertinggi yang dapat diraih seorang prajurit biasa. Jabatan ini hanya diberikan kepada prajurit senior yang sanggup memimpin. Kekuatan dan ketahanan pasukan Romawi bergantung pada mereka. Menurut suatu sumber, senturion ”biasanya orang yang paling berpengalaman dan mahir dalam pasukan”.



Apa bedanya cermin pada zaman Alkitab dengan cermin sekarang?




Cermin Mesir kuno
Cermin Mesir kuno


Berbeda dengan cermin kaca yang ada sekarang, cermin pada zaman Alkitab biasanya terbuat dari logam seperti perunggu, tembaga, perak, emas, atau emas putih yang dipoles. Alkitab pertama kali menyebut tentang cermin sewaktu ada pembangunan tabernakel, yaitu tempat ibadat pertama bangsa Israel. Para wanita menyumbangkan cermin untuk membuat baskom tembaga dan kakinya. (Keluaran 38:8) Cermin-cermin ini mungkin dilebur dan dibentuk menjadi baskom.

Cermin yang didapat dari penggalian di daerah Israel biasanya ditemukan bersama perhiasan dan perlengkapan wanita lainnya. Cermin ini biasanya berbentuk bulat. Pegangannya terbuat dari kayu, logam, atau gading yang berbentuk seperti wanita. Sisi cermin yang tidak dipoles biasanya tidak dihias.

Bayangan yang dipantulkan cermin kuno ini tidak sejelas cermin kaca sekarang. Mungkin karena itulah Paulus berkata, ”Sekarang kita melihat bayangan yang samar-samar melalui sebuah cermin logam.”—1 Korintus 13:12.

[Gambar di hlm. 15]

Pahatan senturion Markus Favonius Fasilis
[Keterangan]

© Colchester and Ipswich Museums

[Gambar di hlm. 15]

Cermin Mesir kuno

[Keterangan]

© The Metropolitan Museum of Art, Image source: Art Resource, NY




____________________

Sumber : http://wol.jw.org/id/wol/d/r25/lp-in/2015246

Minggu, 22 Maret 2015

(Serba-Serbi) - Apa upah para gembala zaman Alkitab? (Zaman Dahulu/mula-mula)









Pembelian kambing domba dalam tulisan paku, sekitar 2050 SM






Yakub, leluhur orang Israel, menggembalakan kawanan ternak pamannya, Laban, selama 20 tahun. Upah untuk 14 tahun pertama adalah dua putri Laban, dan 6 tahun berikutnya, ternak. (Kejadian 30:25-33) Majalah Biblical Archaeology Review berkata, ”Kontrak kerja gembala, seperti antara Laban dan Yakub, pasti dikenal baik para penulis dan pembaca kisah Alkitab di zaman itu.”

Kontrak kuno semacam itu ditemukan di tempat-tempat penggalian di kawasan Irak seperti Nuzi dan Larsa. Biasanya, kontrak berlaku sejak pemangkasan bulu domba tahun itu sampai tahun berikutnya. Gembala dikontrak untuk mengurus sejumlah ternak betina atau jantan, muda atau tua. Setelah setahun, pemiliknya menerima hasil—wol, produk yang terbuat dari susu, ternak muda, dan sebagainya—sesuai jumlah minimum yang disepakati. Sisanya untuk si gembala.

Bertambahnya jumlah ternak bergantung jumlah domba betina yang diurus gembala. Seratus domba betina biasanya diperkirakan menghasilkan 80 domba. Kerugian apa pun harus ditanggung gembala. Ini membuat gembala mengurus baik-baik kawanannya.



____________________


[Gambar di hlm. 12]
Paulus berkata, ”Aku meminta banding kepada Kaisar!”


[Gambar di hlm. 12]
Pembelian kambing domba dalam tulisan paku, sekitar 2050 SM


[Keterangan]
Yale Babylonian Collection




____________________

Sumber :http://wol.jw.org/id/wol/d/r25/lp-in/2015167

Rabu, 18 Maret 2015

(Serba-Serbi) - 7 Buku Paling Misterius Di Dunia





Tahukah anda? Buku adalah tempat gudangnya ilmu, entah itu ilmu yang baik maupun sebaliknya. Uniknya, di dunia ternyata terdapat buku-buku yang isinya tak dapat ditangkap oleh akal pikiran kita. Sehingga Buku-buku ini diperbincangkan banyak orang karena sangat misterius.

Inilah 7 Buku Paling Misterius Di Dunia :


1. The Codex Seraphinianus

codex seraphinianus book

The Codex Seraphinianus adalah sebuah mahakaraya berupa buku karangan dari seorang seniman Itali bernama Serafini. Buki ini merupakan ensiklopedia yang membahas tentang dunia lain. Buku ini ditulis dengan bahasa ciptaan Serafini sendiri, tulisannya berisi ilustrasi-ilustrasi yang aneh berupa ilustrasi gambar berwarna. Seperti ada gambar ikan yang bentuknya seperti bola mata manusia, lengkap dengan bulu mata.

codex-fish picture

Buku ini terdiri dari 360 halaman, ditulis dengan uraian tulisan ataupun kode. Banyak sekali orang yang mencoba melukiskan buku ini ke dalam kehidupan di sebuah planet secara paralel. Sebuah mahakarya yang sangat menentang persepsi manusia dan insting ilmiah.

2. The Ripley Scroll

The ripley scroll book

Buku ini ditulis oleh seorang kimiawan asal Inggris, Sir George Ripley. Buku ini menjadi sebuah misteri dan melahirkan banyak penafsiran. Buki ini dipercaya mempunyai ramuan keabadian dan membuat bingung para ilmuwan yang mencoba mengurai dan menganalisa isinya. Sir George Ripley merupakan cendekiawan yang lebih jenius dari yang dia kira, bahkan dia pernah membuat sebuah buku yang didekasikan untuk raja Edward IV dan sang raja sangat menghargai karyanya. Namun, tetap saja, buku The Ripley Scroll ini tidak diperuntukkan bagi mereka yang lebih cenderung berfikir realistis.

3. Nostradamus In Crypt

Nostradamus book

Buku Nostradamus In Crypt merupakan salah satu buku terbitan yang terkenal di dunia semenjak diluncurkan kepada publik pada tahun 1555 masehi.Buku ini merupakan kumpulan syair kuatrain (empat baris) ataupun ayat-ayat aneh bahkan menyangkut kejadian yang akan terjadi di masa depan yang telah diprediksi, sejak tahun 1556. Ada ribuan orang yang ingin mencoba menuliskan dan menuangkan kembali maksud dari isi buku Notradamus ini. Namun banyak hal sulit dan tidak dimengerti sehingga mereka selalu gagal dalam menjelaskan apa maksud dari isi ayat di dalam buku tersebut. Sebagaimana yang dihadapi orang-orang yang ingin menjelaskan isi buku tersebut di tahun 1555.

4. Prodigiorum AC Ostentorum Chronicon

Prodigium AC Ostentorum Chronicon Book

Buku ini ditulis pada tahun 1557, oleh Konrad Lykosthenes di Basel (Sebuah Kota di Swiss). Prodigiorum AC Ostentorum Chronicon merupakan sebuah buku yang unik dan misterius.

Buku ini berisi kumpulan pertanda dan isyarat yang membentang sejarah Eropa, dari zaman Yunani dan Romawi sampai dengan nurbuat kontemporer. Hal ini juga dijelaskan dan digambarkan berbagai makhluk, baik yang nyata maupun realistis.

5. Book of The Dead

Book of The Dead Book

Judul sebenarnya dari buku ini adalah "The Spells of Coming Forth by Day", dipenuhi oleh tulisan mantra-mantra dan kidung. Kedua format tulisan tersebut digunakan untuk menolong arwah mereka yang mati sehingga dapat mencapai akhirat, menjadi kuat dan abadi.

Buku "book of The Dead" ini paling sering ditulis dengan hierogylph atau tulisan tegak bersambung , dan sering digambarkan dengan sketsa yang menggambarkan almarhum dan perjalanan mereka ke akhirat.

6. The Book of Soyga

The Book of Soyga Book

The Book of Soyga atau disebut juga Aldaria, merupakan sebuah buku sihir dan paranormal yang berisi bagian-bagian yang belum diterjemahkan oleh para sarjana. Buku ini terkenal karena berkaitan dengan John Dee, seorang pemikir, yang terkenal untuk mencoba hal-hal gaib.

Sayangnya, Dee tidak mampu menyelesaikan decoding misteri Kitab Soyga sebelum kematiannya. Setelah kematian Dee, buku itu dianggap hilang sampai tahun 1994. Namun untungnya, dua salinannya ditemukan di Inggris. Para ahli telah lama mempelajari buku itu, dan sebagian dari mereka mampu menerjemahkan sebagian dari buku ini.

7. The Voynich Manuscript

The Voynich Manuscript

The Voynich Manuscript, yang dikenal dengan sebutan "the world's most mysterious manuscript", adalah sebuah karya pada abad ke-15 awal, mungkin dari Italia Utara. Namun, bahasa dalam buku ini begitu sulit sehingga tidak dikenal oleh hampir setiap kryptografer yang pernah mencobanya.

Konon, The Voynich Manuscript di masa lalu berjumlah 272 halaman, beberapa sudah hilang ketika The Voynich Manuscript diperoleh pada tahun 1912. Ada bukti kuat bahwa banyak dari bifolios buku itu disusun ulang pada berbagai titik dalam sejarahnya, dan bahwa urutan halaman asli mungkin telah cukup berbeda dari apa yang kita lihat sekarang.




____________________

Sumber : http://www.aneka-beritaunik.blogspot.com/2012/01/7-buku-paling-misterius-di-dunia.html