Tampilkan postingan dengan label Serba-Serbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serba-Serbi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 April 2015

(Serba-Serbi) - Ada Perpustakaan Pramoedya Ananta Toer di Blora



Ada Perpustakaan Pramoedya Ananta Toer di Blora
IST/HELENA LEA MANHARTSBERGER
Pengasuh Perpustakaan Pramoedya Ananta Toer Anak Semua Bangsa (PATABA), Soesilo Toer, yang juga merupakan adik bungsu Pramoedya




TRIBUNJOGJA.COM, BLORA - Seorang penulis paling produktif dalam sejarah sastra Indonesia dan penuh kontroversial dilahirkan di Blora. Lebih dari 50 karya sastra yang ditulisnya telah diterjemahkan lebih dari 41 bahasa asing. Satu di antara karyanya berjudul ‘Cerita dari Blora’ (1952) dan menjadi meraih penghargaan sebagai karya sastra terbaik dari Badan Musyawarah Kebudayaan Nasional, Jakarta, 1953. 

Adalah Pramoedya Ananta Toer seorang sastrawan besar yang hampir sebagian besar hidupnya dihabiskan di dalam penjara, mulai zaman kolonial Belanda, Jepang hingga rezim Orde Baru.
Pramoedya lahir pada 6 Februari 1925 dan meninggal di Jakarta, 30 April 2006. Setelah tragedi 1965, ia ditahan rezim Soeharto karena ideologi sosialis yang dianutnya. Buku-bukunya pun dilarang untuk beredar. Pramoedya ditahan di Nusakambangan tanpa menjalani proses pengadilan, selanjutnya dengan status tahanan politik, ia dipindahkan ke Pulau Buru, dan menghabiskan masa hidupnya selama 14 tahun.

Kini di rumahnya yang terletak di Jalan Sumbawa 40, Jetis, Blora didirikan Perpustakaan PATABA yang merupakan akronim dari Pramoedya Ananta Toer Anak Semua Bangsa. Di depannya terdapat papan dengan tulisan tegas: BACALAH, BUKAN BAKARLAH!! Rumah tersebut kini menjadi kediaman Soesilo Toer, adik bungsu Pramoedya yang juga menjadi pengasuh perpustakaan.
Kurang lebih sebanyak 5.000 buku, mulai sastra, filsafat, hingga buku lainnya yang menjadi koleksi perpustakaan PATABA, buku-buku tersebut juga terdiri dari berbagai bahasa. Menurut Soesilo, koleksi tersebut sebagian adalah miliknya, milik Pramodya Ananta Toer, dan Koesalah Soebagya Toer, yang juga saudara kandungnya. 

Pengunjung perpustakaan PATABA tidak hanya masyarakat setempat, banyak juga mereka yang sengaja datang dari luar kota, bahkan dari mancanegara yang ingin membaca dan melakukan studi literatur. Bagi para pengunjung yang datang dari luar kota, Soes selalu memberi kesempatan untuk menginap di rumah tersebut. Bahkan dengan kesederhanaannya, ia juga memberi makanan dan minuman kepada para pengunjung perpustakaan.

Jika memasuki bagian depan rumah, kita bisa melihat berbagai foto Pramoedya Ananta Toer dan keluarga. Foto-foto tersebut terdiri dari ketika masa kecil, masa muda, hingga foto masa tua sang maestro. Selain itu juga terdapat foto tokoh-tokoh bangsa seperti, Soekarno, Tan Malaka, dan R.A Kartini.

Seperti kakaknya, Soesilo adalah seorang penulis sekaligus intelektual, ia menyelesaikan studi Master di Universitas Patrice Lumumba, serta PhD (Doktoral) di Institut Plekhanov Uni Soviet, kini Rusia. Tahun 1973, ketika kembali ke Indonesia, Soesilo terpaksa dipenjara oleh rezim yang berkuasa karena perbedaan pandangan politik.

Zaman sudah berlalu, rezim sudah berganti, namun pemerintah setempat tetap saja tidak mengakui perpustakaan tersebut, bahkan menjulukinya sebagai perpustakaan liar. Meski begitu lelaki kelahiran Jetis, Blora, 17 Februari 1937 ini akan terus mengelolanya dengan sepenuh hati. Bacalah, Bukan Bakarlah!! (*) 


Penulis: rap
Editor: wid

Laporan Reporter Tribun Jogja, Riezky Andhika Pradana



 
____________________

Sumber : http://jogja.tribunnews.com/2013/03/17/ada-perpustakaan-pramoedya-ananta-toer-di-blora

(Serba-Serbi) - Taman buku Solo, lokasi berburu buku zaman Belanda dan Jepang


Taman buku Solo, lokasi berburu buku zaman Belanda dan Jepang





Merdeka.com - Jika anda penggemar buku-buku lawas atau naskah kuno, tak ada salahnya anda mencoba berkunjung ke Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta. Di salah satu sudut pintu masuk keraton, terdapat deretan kios buku bernama Taman Buku dan Majalah. Dari 20 kios yang beroperasi, ada sedikitnya 3 kios yang menjajakan buku-buku kuno terbitan zaman penjajahan Belanda hingga Jepang.

Tak hanya buku tentang pengetahuan umum, sejarah, akuntansi tetapi juga karya-karya sastra dari sastrawan nomor wahid di Indonesia. Di taman buku itu terdapat beberapa kios buku yang menjual buku-buku bekas lain. Harga yang ditawarkan di kios bervariasi dari Rp 5 ribu hingga jutaan rupiah.

Buku-buku bekas dijual di taman ini harganya jauh di bawah harga pasaran buku baru. Harga buku bekas di Alun-alun Utara sekitar 20 hingga 25 persen dari harga buku baru. Jadi jangan heran, jika buku sastra tebal di toko buku dijual seharga Rp 100 ribu lebih, di sini hanya dijual seharga Rp 25 ribu, atau bahkan lebih murah.

Kris Harinto (37) atau akrab disapa Entis, salah satu pemilik kios mengemukakan, dia memang menggeluti jual beli buku kuno sejak 14 tahun lalu. Di kiosnya tersedia ratusan buku, naskah, atau artikel, serta kertas dari era penjajahan Belanda dan Jepang.

"Koleksi buku saya ini semua rata-rata sebelum tahun 1960 mas. Tak mudah memang menemukan buku kuno di Indonesia saat ini. Saya juga belinya dari kolektor, atau cari ke kota lain. Tapi kadang ada juga yang datang ke sini menjual buku kuno," kata Entis saat ditemui merdeka.com, Sabtu (11/4).

Setelah memperoleh buku-buku ini, dia kemudian menjualnya kembali kepada pedagang buku kuno dan para kolektor yang datang dari Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, dan Jakarta. Tak hanya dari dalam negeri, pembeli buku kuno juga berasal dari Brunei Darusalam, Singapura, dan Malaysia.

"Kalau masalah harga itu relatif mas, ada yang Rp 5 ribu, puluhan ribu, ratusan ribu atau bisa sampai jutaan kalau bukunya bagus, antik atau susah dicari," imbuhnya.

Dia mengaku, dari penjualan buku bisa meraup pendapatan cukup untuk menghidupi istri dan satu anaknya. Selain buku-buku kuno, beragam jenis buku dan majalah, baik baru maupun bekas juga dijual Entis di kiosnya. Saat merdeka.com menanyakan koleksinya, Entis memperlihatkan sebuah buku peta atau atlas kuno buatan tahun 1828 dan sebuah surat kabar Sura Karta buatan sebelum kemerdekaan.

"Atlas ini sudah saya beli mas, harganya Rp 200 ribu, nanti saya jual lagi di Yogya," ujar Totok (31) salah satu pembeli asal Yogyakarta.

Menurut Totok, di toko buku kuno Solo, dia sering mendapatkan barang-barang langka, yang dicari. Dari buku atlas yang dibelinya, misalnya, kualitas cetakan dan kertasnya jauh lebih bagus dari kualitas kertas cetakan sekarang. Sedangkan kualitas buku dan penulis zaman dulu juga jauh lebih berbobot.

"Kalau menurut saya bagusan yang lama, kualitas kertas dan isinya lebih bagus, sejarahnya otentik, berkualitas yang pasti. Kalau buku atau artikel zaman sekarang itu kurang bermutu, banyak yang cuma nyontek, katanya.

Bagas Febrantoro, warga Kartasura mengaku sering mengunjungi kios buku kuno. Sejumlah buku bacaan dan sejarah telah dikoleksi. Selain murah harganya, kualitas buku juga tak kalah dengan yang dijual di toko.

"Saya beli buku Karen Amstrong di sini hanya Rp 60 ribu, kalau di toko lainnya bisa Rp 100 ribu. Saya juga beli buku-buku Serat Centini, Nyai Gowok, Marketing Bullshit, Babad Alas Jawi dan lain-lain. Harganya sangat murah, cocok untuk kalangan mahasiswa atau pelajar," ucapnya.

Lebih lanjut Entis mengatakan, pengunjung di taman buku ini dapat menawar buku dan majalah yang dijajakan dengan harga terjangkau dibandingkan dengan harga buku atau pun majalah di toko-toko buku besar. Menurut Entis, berdirinya Taman Buku Alun-alun Keraton bermula oleh pedagang buku yang membuka lapak di tengah alun-alun sebelah utara Keraton Kasunanan Surakarta. Saat itu pedagang dipersilakan pindah ke seberang alun-alun karena alun-alun terlarang untuk kegiatan jual beli oleh pihak keraton.

"Karena tempat yang tidak layak untuk berjualan, tahun 2001 keraton mempersilakan kami untuk menempati bangunan yang ada di sebelah utara alun-alun. Sejak itulah Taman Buku Alun-Alun Keraton resmi berdiri," pungkasnya.
 
 
[efd]
 
 
 
 
____________________

Sumber : http://www.merdeka.com/peristiwa/taman-buku-solo-lokasi-berburu-buku-zaman-belanda-dan-jepang.html







Kamis, 02 April 2015

(Serba-Serbi) - Legenda Nyai Dasima (1): Tetap 'Perawan' Meski Punya Anak



Kamis, 2 April 2015 | 06:23 WIB
Oleh : Hadi SupraptoDody Handoko
 
  
Kecantikan Dasima digambarkan dengan melankolis.
 
 
 
Legenda Nyai Dasima (1): Tetap 'Perawan' Meski Punya Anak 
 
 
 
VIVA.co.id - Sebagian masyarakat Betawi, terutama masyarakat Betawi Kwitang menganggap bahwa tokoh Nyai Dasima pernah hidup.  Anggapan itu dilatarbelakangi pula dengan adanya tempat–tempat dalam “Njai Dasima” yang dapat dilihat hingga saat ini.

Cerita Nyai Dasima meninggalkan jejak bangunan bersejarah yang dibangun pada abad ke–19. Rumah Nyai Dasima bersama Toean W berada di Pejambon, tepatnya di belakang Gereja Immanuel, dekat Stasiun Gambir. Gereja Immanuel didirikan dari tahun 1835-1839 dan dirancang oleh Tuan Horn. Gereja itu diresmikan tepat 24 Agustus 1839 bersamaan dengan Hari lahirnya Raja Belanda Wilem I.

Gedung Pancasila, sekarang Gedung Kementerian Luar Negri, awalnya hanya hutan belukar dengan rawa–rawa. Tahun 1648 mulai berubah setelah tempat itu didiami penduduk.  Keluarga Anthony Chestelyn menguasai kawasan itu untuk pertanian tebu dan padi guna keperluan VOC.

Tapi ketika tak ada pewaris yang tersisa untuk mengurusi warisan tanah itu, maka jadilah tempat itu sebagai Hertogpark sepi. Tentang gedung itu sendiri diperkirakan berdiri dan mengalami renovasi dalam kurun waktu 1890 hingga 1950.

“Kabarnya  jembatan Kwitang , kini depan toko buku Gunung Agung, tempat pembunuhan Nyai Dasima, di sekitar sungai itu juga mayatnya ditemukan,” ujar Yahya Andi Syahputra, budayawan Betawi, ketika ditemui di rumahnya kawasan Terogong, Jaksel.


Pada 1896 G. Francis menerbitkan novel yang diberi judul Tjerita Njai Dasima. Lie Kim Hok dan O.S Tjiang pernah menyadur cerita Nyai Dasima ini dalam bentuk syair. Menurut Claudine Salmon, kedua penulis itu menyadur dari karya G. Francis. A. Th. Mausamana membuat Nyai Dasima dalam bahasa Belanda pada tahun 1926. Cerita ini muncul sebagai bacaan anak – anak dalam Cerita Betawi (Ali, 1995).  Tahun 165 S.M. Ardan pernah mengarang Nyai Dasima dalam bentuk naskah drama.

Berikut cuplikan kisah Nyai Dasima, cerita ini diambil dari sebuah buku karangan G. Francis (Gijsbert Francis a.ir) yang terbit pada tahun 1896, ditulis berdasarkan kisah nyata kehidupan seorang istri simpanan yang bernama Dasima, gadis dusun Kuripan, Bogor.

Tjurug, Tanggerang 1813 Njai Dasima, seorang warga Kuripan, Jawa Barat menjadi gundik tuan tanah bernama Edward W yang berkebangsaan Inggris. Toean W terpikat padanya karena ia cantik, pandai menjahit dan memasak. Dari hubungan mereka lahirlah seorang bayi perempuan yang diberi nama, Nanci.

Meski telah punya anak Dasima tetap cantik seperti masa perawannya. ltulah yang mendorong tuan Edward laki-Iaki asal Inggris tak segan-segan memberikan sebuah rumah serta para pembantu yang siap melayani keperluan Dasima. Semula Dasima dan tuan Edward menetap di Curug Tangerang, kemudian pindah ke Pejambon Batavia.

Kecantikan Dasima digambarkan dengan melankolis. ”Setiap lelaki dewasa yang lewat di depan rumahnya, manakala melihat Nyai Dasima, maka menitiklah air liur mereka. Bagi mereka yang telah beristeri, tumbuh sesaat penyesalan mengapa tidak beristerikan wanita itu saja, pastilah hidup bahagia, cahaya kecantikan yang terpancar dari bola matanya, bersih kencang kulitnya dan liuk lekuk tubuhnya yang bagai gitar.”

Bagi lelaki perjaka dan duda, ada setetes keinginan untuk memperisterikan Nyai Dasima. Sungguh, ada magnit yang melekat ditubuhnya membuat lelaki secara refleks mengalih pandang ke arah rumah Dasima dan berharap bisa melihat meskipun sehelai rambut lewat jendela.



Bersambung...

Kami akan mengulas kisah Nyai Dasimah yang berbeda dengan yang lain dalam beberapa tulisan. Tulisan akan terbit setiap pagi. Nantikan tulisan-tulisan selanjutnya.




____________________


Sumber : http://metro.news.viva.co.id/news/read/608882-legenda-nyai-dasima--1---tetap--perawan--meski-punya-anak/2



Minggu, 22 Maret 2015

(Serba-Serbi) - Apa upah para gembala zaman Alkitab? (Zaman Dahulu/mula-mula)









Pembelian kambing domba dalam tulisan paku, sekitar 2050 SM






Yakub, leluhur orang Israel, menggembalakan kawanan ternak pamannya, Laban, selama 20 tahun. Upah untuk 14 tahun pertama adalah dua putri Laban, dan 6 tahun berikutnya, ternak. (Kejadian 30:25-33) Majalah Biblical Archaeology Review berkata, ”Kontrak kerja gembala, seperti antara Laban dan Yakub, pasti dikenal baik para penulis dan pembaca kisah Alkitab di zaman itu.”

Kontrak kuno semacam itu ditemukan di tempat-tempat penggalian di kawasan Irak seperti Nuzi dan Larsa. Biasanya, kontrak berlaku sejak pemangkasan bulu domba tahun itu sampai tahun berikutnya. Gembala dikontrak untuk mengurus sejumlah ternak betina atau jantan, muda atau tua. Setelah setahun, pemiliknya menerima hasil—wol, produk yang terbuat dari susu, ternak muda, dan sebagainya—sesuai jumlah minimum yang disepakati. Sisanya untuk si gembala.

Bertambahnya jumlah ternak bergantung jumlah domba betina yang diurus gembala. Seratus domba betina biasanya diperkirakan menghasilkan 80 domba. Kerugian apa pun harus ditanggung gembala. Ini membuat gembala mengurus baik-baik kawanannya.



____________________


[Gambar di hlm. 12]
Paulus berkata, ”Aku meminta banding kepada Kaisar!”


[Gambar di hlm. 12]
Pembelian kambing domba dalam tulisan paku, sekitar 2050 SM


[Keterangan]
Yale Babylonian Collection




____________________

Sumber :http://wol.jw.org/id/wol/d/r25/lp-in/2015167

Rabu, 18 Maret 2015

(Serba-Serbi) - 7 Buku Paling Misterius Di Dunia





Tahukah anda? Buku adalah tempat gudangnya ilmu, entah itu ilmu yang baik maupun sebaliknya. Uniknya, di dunia ternyata terdapat buku-buku yang isinya tak dapat ditangkap oleh akal pikiran kita. Sehingga Buku-buku ini diperbincangkan banyak orang karena sangat misterius.

Inilah 7 Buku Paling Misterius Di Dunia :


1. The Codex Seraphinianus

codex seraphinianus book

The Codex Seraphinianus adalah sebuah mahakaraya berupa buku karangan dari seorang seniman Itali bernama Serafini. Buki ini merupakan ensiklopedia yang membahas tentang dunia lain. Buku ini ditulis dengan bahasa ciptaan Serafini sendiri, tulisannya berisi ilustrasi-ilustrasi yang aneh berupa ilustrasi gambar berwarna. Seperti ada gambar ikan yang bentuknya seperti bola mata manusia, lengkap dengan bulu mata.

codex-fish picture

Buku ini terdiri dari 360 halaman, ditulis dengan uraian tulisan ataupun kode. Banyak sekali orang yang mencoba melukiskan buku ini ke dalam kehidupan di sebuah planet secara paralel. Sebuah mahakarya yang sangat menentang persepsi manusia dan insting ilmiah.

2. The Ripley Scroll

The ripley scroll book

Buku ini ditulis oleh seorang kimiawan asal Inggris, Sir George Ripley. Buku ini menjadi sebuah misteri dan melahirkan banyak penafsiran. Buki ini dipercaya mempunyai ramuan keabadian dan membuat bingung para ilmuwan yang mencoba mengurai dan menganalisa isinya. Sir George Ripley merupakan cendekiawan yang lebih jenius dari yang dia kira, bahkan dia pernah membuat sebuah buku yang didekasikan untuk raja Edward IV dan sang raja sangat menghargai karyanya. Namun, tetap saja, buku The Ripley Scroll ini tidak diperuntukkan bagi mereka yang lebih cenderung berfikir realistis.

3. Nostradamus In Crypt

Nostradamus book

Buku Nostradamus In Crypt merupakan salah satu buku terbitan yang terkenal di dunia semenjak diluncurkan kepada publik pada tahun 1555 masehi.Buku ini merupakan kumpulan syair kuatrain (empat baris) ataupun ayat-ayat aneh bahkan menyangkut kejadian yang akan terjadi di masa depan yang telah diprediksi, sejak tahun 1556. Ada ribuan orang yang ingin mencoba menuliskan dan menuangkan kembali maksud dari isi buku Notradamus ini. Namun banyak hal sulit dan tidak dimengerti sehingga mereka selalu gagal dalam menjelaskan apa maksud dari isi ayat di dalam buku tersebut. Sebagaimana yang dihadapi orang-orang yang ingin menjelaskan isi buku tersebut di tahun 1555.

4. Prodigiorum AC Ostentorum Chronicon

Prodigium AC Ostentorum Chronicon Book

Buku ini ditulis pada tahun 1557, oleh Konrad Lykosthenes di Basel (Sebuah Kota di Swiss). Prodigiorum AC Ostentorum Chronicon merupakan sebuah buku yang unik dan misterius.

Buku ini berisi kumpulan pertanda dan isyarat yang membentang sejarah Eropa, dari zaman Yunani dan Romawi sampai dengan nurbuat kontemporer. Hal ini juga dijelaskan dan digambarkan berbagai makhluk, baik yang nyata maupun realistis.

5. Book of The Dead

Book of The Dead Book

Judul sebenarnya dari buku ini adalah "The Spells of Coming Forth by Day", dipenuhi oleh tulisan mantra-mantra dan kidung. Kedua format tulisan tersebut digunakan untuk menolong arwah mereka yang mati sehingga dapat mencapai akhirat, menjadi kuat dan abadi.

Buku "book of The Dead" ini paling sering ditulis dengan hierogylph atau tulisan tegak bersambung , dan sering digambarkan dengan sketsa yang menggambarkan almarhum dan perjalanan mereka ke akhirat.

6. The Book of Soyga

The Book of Soyga Book

The Book of Soyga atau disebut juga Aldaria, merupakan sebuah buku sihir dan paranormal yang berisi bagian-bagian yang belum diterjemahkan oleh para sarjana. Buku ini terkenal karena berkaitan dengan John Dee, seorang pemikir, yang terkenal untuk mencoba hal-hal gaib.

Sayangnya, Dee tidak mampu menyelesaikan decoding misteri Kitab Soyga sebelum kematiannya. Setelah kematian Dee, buku itu dianggap hilang sampai tahun 1994. Namun untungnya, dua salinannya ditemukan di Inggris. Para ahli telah lama mempelajari buku itu, dan sebagian dari mereka mampu menerjemahkan sebagian dari buku ini.

7. The Voynich Manuscript

The Voynich Manuscript

The Voynich Manuscript, yang dikenal dengan sebutan "the world's most mysterious manuscript", adalah sebuah karya pada abad ke-15 awal, mungkin dari Italia Utara. Namun, bahasa dalam buku ini begitu sulit sehingga tidak dikenal oleh hampir setiap kryptografer yang pernah mencobanya.

Konon, The Voynich Manuscript di masa lalu berjumlah 272 halaman, beberapa sudah hilang ketika The Voynich Manuscript diperoleh pada tahun 1912. Ada bukti kuat bahwa banyak dari bifolios buku itu disusun ulang pada berbagai titik dalam sejarahnya, dan bahwa urutan halaman asli mungkin telah cukup berbeda dari apa yang kita lihat sekarang.




____________________

Sumber : http://www.aneka-beritaunik.blogspot.com/2012/01/7-buku-paling-misterius-di-dunia.html

(Serba-Serbi) - Hadiah Untuk Seorang Raja


Bermacam-macam rempah
 
Rempah-rempah wangi sangat umum digunakan di zaman Alkitab. Dari atas, searah jarum jam: jintan putih, kunyit, safron, cabai bubuk


Hadiah untuk Seorang Raja


”Ahli-ahli nujum dari bagian timur . . . membuka perbendaharaan mereka dan mempersembahkan kepadanya pemberian—emas dan kemenyan dan mur.”—Matius 2:1, 11.

HADIAH apa yang akan Anda berikan untuk orang penting? Di zaman Alkitab, rempah tertentu sama berharganya dengan emas sampai-sampai dianggap sebagai hadiah yang cocok untuk raja.* Karena itu, dua di antara hadiah yang diberikan para ahli nujum untuk ”raja orang Yahudi” adalah rempah wangi.—Matius 2:1, 2, 11.


Minyak balsam
 
Minyak balsam
 
 
Alkitab juga bercerita bahwa saat ratu dari Syeba mengunjungi Salomo, ”dia memberikan kepada raja seratus dua puluh talenta emas, dan banyak sekali minyak balsam, dan batu-batu berharga; belum pernah ada minyak balsam sebanyak itu, seperti yang diberikan ratu dari Syeba kepada Raja Salomo”.* (2 Tawarikh 9:9) Raja-raja juga mengirimi Salomo minyak balsam untuk menjaga hubungan baik.—2 Tawarikh 9:23, 24.

Kenapa rempah-rempah dan produknya sangat berharga dan mahal di zaman Alkitab? Karena ini dibutuhkan untuk perawatan kecantikan, upacara keagamaan, dan penguburan. (Lihat kotak ”Penggunaan Rempah Wangi Zaman Alkitab”.) Selain itu, harganya mahal karena biaya transportasi dan pemasarannya.


MELINTASI GURUN ARAB


Lawang
 
Lawang


Di zaman Alkitab, beberapa tanaman rempah tumbuh di Lembah Yordan. Tapi, yang lainnya harus didatangkan dari luar. Ada beragam produk rempah yang disebutkan Alkitab. Misalnya, yang terkenal seperti balsam, gaharu, kayu manis, kemenyan, kumkuma (safron), dan mur (damar wangi). Ada juga bumbu dapur seperti adas, daun mint (dari tanaman mentol), dan jintan putih.

Dari mana rempah-rempah eksotis ini berasal? Gaharu, kayu manis, dan lawang dari kawasan Cina, India, dan Sri Lanka. Kemenyan dan mur dari tumbuhan yang ada di gurun sepanjang bagian selatan Arab sampai Somalia di Afrika. Dan, serai wangi dari Pegunungan Himalaya dan hanya diproduksi India.


Safron
 
Safron


Untuk sampai ke Israel, kebanyakan rempah ini harus diangkut melintasi Arab. Karena itu, sekitar tahun 2000-1000 SM, Arab ”menguasai bisnis pengangkutan antara Timur dan Barat”, kata The Book of Spices (Buku Seputar Rempah-Rempah). Kota, benteng, dan penginapan pedagang zaman dulu di Negeb, sebelah selatan Israel, menunjukkan jalur perdagangan rempah. Permukiman ini juga ”menunjukkan besarnya keuntungan perdagangan . . . dari Arab selatan sampai ke kawasan Laut Tengah”, kata Pusat Warisan Dunia UNESCO.

Rombongan pedagang biasanya membawa rempah wangi melintasi Arab sejauh sekitar 1.800 kilometer. (Ayub 6:19) Alkitab menyebut tentang rombongan keturunan Ismael yang membawa rempah-rempah seperti ”getah labdanum, balsam, dan kulit kayu bergetah” dari Gilead ke Mesir. (Kejadian 37:25) Putra-putra Yakub menjual Yusuf adik mereka sebagai budak kepada para pedagang itu.



”RAHASIA DAGANG YANG PALING DIJAGA”


Adas
 
Adas


Selama berabad-abad, pedagang Arab menguasai hampir seluruh perdagangan rempah. Mereka adalah satu-satunya penyedia rempah-rempah Asia, seperti lawang dan kayu manis. Supaya orang-orang di kawasan Laut Tengah tidak membeli langsung dari sumbernya di Timur, orang Arab mengarang dan menyebarkan cerita tentang bahayanya mencari rempah. Sumber rempah-rempah tersebut ”mungkin adalah rahasia dagang yang paling dijaga sepanjang masa”, kata The Book of Spices.


Jintan putih
 
Jintan putih


Cerita apa yang orang-orang Arab itu sebarkan? Herodotus, ahli sejarah di abad kelima SM dari Yunani, menulis bahwa di cerita mereka, burung-burung menakutkan membuat sarang dari batang kayu manis di tebing yang tak terjangkau. Untuk dapat rempah berharga ini, para pencari kayu manis taruh potongan daging besar di kaki tebing. Burung-burung rakus itu akan bawa banyak sekali daging ke sarang sampai sarangnya jatuh. Para pencari segera memungut batang kayu manis itu dan menjualnya ke pedagang. Cerita ini tersebar ke 

mana-mana. Karena ”cara mendapatkannya dikira berbahaya, harga kayu manis jadi sangat mahal”, kata The Book of Spices.




Mint
 
Mint


Akhirnya, rahasia itu ketahuan dan perdagangan rempah tidak lagi dikuasai pedagang Arab. Pada abad pertama SM, kota Aleksandria di Mesir menjadi kota pelabuhan komersial yang ramai dengan pedagang rempah. Kapal-kapal Romawi berlayar dari pelabuhan Mesir ke India setelah para pelaut tahu cara memanfaatkan angin musim dari Samudra Hindia. Rempah-rempah yang sangat bernilai pun jadi banyak dan lebih murah.

Kini, nilai rempah-rempah tidak seperti emas. Dan, kita mungkin tidak akan memberikan rempah-rempah sebagai hadiah kepada raja. Tapi, jutaan orang di dunia masih memakainya untuk parfum, obat-obatan, dan tentu saja untuk bumbu dan penyedap makanan. Karena aromanya yang memikat, rempah-rempah masih terkenal seperti ribuan tahun lalu.


Seikat kayu manis
 
Kayu manis



[Catatan Kaki]

Di Alkitab, kata yang diterjemahkan menjadi ”rempah” atau ”rempah-rempah” biasanya memaksudkan hasil tanaman aromatik, bukan bumbu makanan.

”Minyak balsam” biasanya memaksudkan minyak beraroma atau getah dari pohon dan semak.

[Blurb di hlm. 13]

”Rempah-rempah bentuknya kecil, harganya tinggi, dan selalu dicari. Ini adalah barang dagangan yang paling laris.”—The Book of Spices

[Kotak di hlm. 14]

Penggunaan Rempah Wangi Zaman Alkitab

Minyak pengurapan dan dupa kudus. Yehuwa memberi Musa resep untuk membuat minyak pengurapan, atau minyak rempah, dan dupa kudus. Keduanya dibuat dari empat jenis rempah. (Keluaran 30:22-25, 34-38) Imam tertentu ditugasi untuk membuat minyak pengurapan dan mengawasi persediaannya.—Bilangan 4:16; 1 Tawarikh 9:30.

Parfum dan minyak rempah. Orang kaya menggunakan serbuk wangi untuk pengharum rumah, pakaian, tempat tidur, dan tubuh. (Ester 2:12; Amsal 7:17; Kidung Agung 3:6, 7; 4:13, 14) Maria, saudara Lazarus, menuangkan ”minyak wangi, serai wangi murni”, yang sangat mahal ke atas kepala dan kaki Yesus. Sebotol kecil ”serai wangi murni” senilai dengan gaji setahun.—Markus 14:3-5; Yohanes 12:3-5.

Persiapan penguburan. Nikodemus menyediakan ”campuran mur dan gaharu” untuk persiapan penguburan Yesus. (Yohanes 19:39, 40) Dan, beberapa murid Yesus menyiapkan ”rempah-rempah dan minyak wangi”, dan membawanya ke makam.—Lukas 23:56–24:1.

Bumbu. Orang Israel kemungkinan menggunakan rempah untuk membumbui masakan ikan dan daging. Rempah lainnya dipakai untuk menguatkan rasa anggur.—Kidung Agung 8:2.

[Kotak di hlm. 15]

Keistimewaan Dua Rempah yang Diberikan untuk Yesus

Kemenyan dan mur berasal dari getah yang diambil dengan membuat sayatan pada batang pohon kecil atau tanaman berduri.

Pohon kemenyan tumbuh di sepanjang pesisir selatan Arab, sedangkan mur tumbuh di negeri-negeri setengah gurun di kawasan Somalia dan Yaman. Kedua rempah ini sangat bernilai karena aromanya. Yehuwa sendiri memilih kedua rempah ini untuk digunakan dalam ibadat kepada-Nya. Mur dipakai untuk membuat minyak pengurapan kudus, dan kemenyan untuk dupa kudus. (Keluaran 30:23-25, 34-37) Tapi, cara menggunakan kedua rempah ini berbeda.

Kemenyan harus dibakar dulu untuk keluarkan aromanya. Tapi, getah mur bisa langsung digunakan. Di catatan tentang Yesus, mur disebutkan tiga kali: mur dijadikan hadiah sewaktu dia masih bayi (Matius 2:11), untuk penghilang rasa sakit yang dicampur dengan anggur sewaktu dia berada di tiang (Markus 15:23), dan untuk persiapan penguburannya (Yohanes 19:39).

[Gambar di hlm. 15]

Rempah-rempah wangi sangat umum digunakan di zaman Alkitab. Dari atas, searah jarum jam: jintan putih, kunyit, safron, cabai bubuk

[Gambar di hlm. 15]
Minyak balsam

[Gambar di hlm. 15]
Lawang

[Gambar di hlm. 15]
Safron

[Gambar di hlm. 15]
Adas

[Gambar di hlm. 15]
Jintan putih

[Gambar di hlm. 15]
Mint

[Keterangan]
© Jolanta Dąbrowska/Alamy

[Gambar di hlm. 14]
Kayu manis

[Gambar di hlm. 14]

[Keterangan]
From the book La Sagrada Biblia, Volume II, 1890

[Gambar di hlm. 14]

[Keterangan]
© Image courtesy Missouri Botanical Garden. http://www.botanicus.org.

[Gambar di hlm. 15]

[Keterangan]
From the book La Bibbia, Volume I, 1907

[Gambar di hlm. 15]

[Keterangan]
© Image courtesy Missouri Botanical Garden. http://www.botanicus.org.

Sabtu, 24 Januari 2015

(Serba-Serbi) - Maunsell Forts, Benteng Di Atas Air





Bangkit dari air seperti monster berkarat dari HG Wells, Maunsell Army Forts di Thames Estuary yang berkarat menjadi pengingat hari-hari paling gelap dari Perang Dunia II.

The Maunsell Forts adalah menara berbenteng kecil yang dibangun di Sungai Thames dan Mersey muara selama Perang Dunia Kedua untuk membantu membela Inggris. Mereka beroperasi sebagai tentara dan angkatan laut benteng, dan dinamai dari desainer mereka, Guy Maunsell.

Bagian dari jaringan pertahanan Thames Estuary, menara sekaligus benteng anti pesawat yang dibangun pada tahun 1942, dengan masing-masing benteng terdiri dari sekelompok tujuh bangunan di sekitar menara komando pusat. Ketika operasional, catwalk menghubungkan bangunan. Dibangun di atas tanah dan kemudian diangkut ke rumah berair mereka, benteng-benteng yang dirancang oleh Guy Maunsell, seorang insinyur sipil Inggris, kemudian dikenal dengan inovasi dalam desain jembatan beton. Awalnya ada tiga benteng tersebut, namun hanya dua yang masih tersisa : the Redsands Fort and the Shivering Sands Fort.

Berikut adalah cuplikan foto fotonya:







The Nore Army Fort rusak parah dalam badai dan tertabrak oleh sebuah kapal, dan dibongkar pada 1959-1960. Pada tahun 1960 dan 70-an, benteng-benteng ditinggalkan sisanya diambil alih stasiun radio bajak laut.

Pada tahun 2003, organisasi Proyek Redsands dibentuk dengan tujuan untuk melindungi dan untuk memulihkan Redsands Fort, Shivering Sands dipilih karena keadaan yang lebih baik pelestarian. Baru-baru ini, yang Shivering Sands Fort diduduki oleh seniman Stephen Turner selama 36 hari pada tahun 2005, kira-kira jumlah yang sama dari waktu reparasi Perang Dunia II.

Menurut Underground Kent, sebuah organisasi yang didedikasikan untuk menjelajahi dan mendokumentasikan instalasi militer di Kent. "Akses untuk laki-laki ke benteng ini adalah melalui pintu masuk di dasar platform Bagian dari tangga. Memang, mencoba untuk mengakses masuk ke benteng ini sangat berbahaya, dan mereka yang ingin melihat hanya dari perahu pada jarak yang aman. "

Benteng ini sekarang sudah berkarat. Namun, mereka dapat dilihat dengan perahu atau, pada hari yang cerah, dari Shoeburyness East Beach. Anda tertarik?




______________________

Sumber : http://koaladigital.blogspot.com/2015/01/maunsell-forts-benteng-di-atas-air.html




(Serba-Serbi) - 6 Kebutuhan Dasar Manusia untuk Merasa Bahagia


6 Kebutuhan Dasar Manusia untuk Merasa Bahagia




Kebahagiaan adalah hal berharga yang didambakan oleh setiap orang. Ketika pemberitaan-pemberitaan negatif bermunculan, kebahagiaan seolah menjadi sesuatu yang langka. Tapi tahukah kamu bahwa ada enam kebutuhan dasar bagi manusia agar bisa merasa bahagia. Tony Robins, motivational speaker asal Amerika Serikat menemukan enam kebutuhan dasar tersebut. Kebutuhan dasar ini berlaku secara umum di segala zaman dan implementasinya bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Apa saja kebutuhan dasar tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

 

1. Kepastian

 




Sesuatu yang tidak pasti seringkali membuat manusia menjadi khawatir. Misalnya, khawatir tidak diterima di universitas idaman, kita menjadi khawatir dan gelisah terus menerus. Faktanya, kepastian yang absolut itu hanya dari Tuhan YME. Lalu, bagaimana cara agar bisa mendapatkan kepastian? Ya, dengan berusaha. Kita harus bisa realistis dalam keadaan yang tidak pasti itu. Ibarat kata pepatah, sedia payung sebelum hujan. Kalau mau diterima di universitas impian, ya harus mau belajar lebih giat dari biasanya.

2. Keberagaman

 




Beda itu baik…

Manusia sangat mudah dihampiri rasa bosan. Bahkan untuk hal-hal yang menyenangkan sekalipun, manusia bisa merasa bosan. Maka dari itu, manusia selalu membutuhkan sesuatu yang baru/sesuatu yang beragam. Sesuatu yang baru itu bisa berupa kegiatan-kegiatan yang belum pernah sama sekali dilakukan. Misalnya, mencoba mengunjungi tempat wisata baru yang masih jarang dikunjungi oleh orang-orang bisa menjadi hal yang menyenangkan.

3. Signifikan

 


Temukan keahlianmu dan jadilah juara dalam hal itu!

Signifikan yang dimaksud dalam hal ini adalah kebutuhan dasar untuk merasa unik dan penting. Dalam diri manusia, ada semacam keinginan untuk dianggap penting dan berharga. Bagaimana untuk mendapatkannya? You have to be very good at something. Setiap manusia pasti memilki kekuatannya masing-masing. Temukan kekuatanmu dan asah terus menerus dan jangan malu untuk menunjukkannya pada dunia. Cepat atau lambat, the world will notice you!

4. Hubungan

 



Berhubunganlah dengan manusia, karena itulah kodratmu…

Sesuai dengan kodratnya, manusia adalah makhluk sosial. Seberapapun introvert-nya seseorang, ia pasti membutuhkan seorang teman. Bagaimana caranya agar mendapatkan hubungan yang baik? Be a good friend! Menjadi teman yang baik bisa sangat mudah bila kita tulus dan jujur. Tulus dan jujur menjadi teman akan menemukanmu pada orang yang tulus dan jujur juga. Apa yang kamu lakukan, akan kembali padamu.

5. Perkembangan

 




Perkembangan, selambat apapun, adalah perkembangan…

Semalas-malasnya seseorang, jauh di dalam lubuk hatinya pasti ia juga ingin ada perkembangan pada dirinya. Seseorang menginginkan kualitas hidupnya naik. Seperti sifat manusia pada umumnya, tidak mudah puas terhadap sesuatu. Selalu ingin yang lebih dan lebih. Agar kualitas hidup kita naik, coba terapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Ini akan memberikanmu semangat untuk menjalani hari-hari dengan usaha meraih mimpi.

 

6. Kontribusi

 




Bukankah berbagi dengan sesama itu menyenangkan?

Percaya atau tidak, selalu ada kepuasan tersendiri ketika kita mampu berbagi terhadap sesama. Saat kita telah memberikan kontribusi kita terhadap sesuatu, kita menjadi merasa keberadaan kita di dunia ini berarti. Untuk dapat menjadi seorang kontributor yang baik tidak perlu sesuatu yang muluk-muluk. Cukup berikan saja apa yang kamu punya dan apa yang kamu bisa. Tenaga, waktu, informasi, dan skill bisa menjadi pilihan yang sederhana untuk berbagi.

Bahagia adalah soal keputusan. Keputusan untuk melakukan sesautu. Keputusan untuk berbuat baik dan berguna untuk merasa lebih bahagia.

Sumber: Majalah Gogirl! edisi 114




_____________________

Sumber : http://www.isigood.com/2015/01/24/6-kebutuhan-dasar-manusia-untuk-merasa-bahagia/





Rabu, 24 Desember 2014

(Serba-Serbi) - Mencontoh Pohon untuk Tambah Kuat





Mengapa pohon bisa kokoh menghadapi badai? Padahal bobot yang harus ditopang pohon juga sangat besar. Peneliti dari Institut Teknologi Karlsruhe mengungkap rahasianya. 


 



Di ruang penyimpanannya, Profesor Claus Mattheck bisa menceritakan sejarah hidup setiap potongan kayu. Ia bahkan memberikan nama kepada beberapa akar dan batang pohon. Sejak tiga dasawarsa lalu, pakar fisika dari Institut Teknologi Karlsruhe (KIT) itu meneliti mengapa tiap pohon punya bentuk tersendiri. Juga bagaimana cara pohon memikul bebannya dan kokoh menghadapi badai. Rahasianya: pohon tampaknya tahu, bagaimana mereka harus tumbuh.

Ia menjelaskan, "Pohon bisa menyadari di mana ada tegangan besar. Jadi pohon pasti punya sensor mekanik. Kalau tidak, itu tidak mungkin terjadi. Pada lokasi yang ada tegangan, pohon menambah ketebalan cincin tahunan. Itu dilakukan sampai tegangan kembali sama rata di seluruh pohon."

Meneliti batang pohon yang tumbuh di atas tanah mencuatkan ide bagi Claus Mattheck. Cara pohon mengoptimalkan bagian ini bisa dianalisa secara geometris. Begini caranya: pada permukaan tanah di mana pohon tumbuh terbentuk sudut tajam. Jadi pada prinsipnya, di situ terletak titik patah. Selama ini, insinyur membentuk lekukan setengah lingkaran bagi patahan tersebut. Tapi dengan cara itu tetap ada tegangan.

Sehingga pohon melakukan trik. Pohon menjembatani seperempat lingkaran tersebut dengan segitiga simetris. Kemudian ini dijembatani lagi, dan diulang lagi. Kemudian dari sudut-sudut yang terbentuk ditarik lengkungan. Akhirnya terbentuk tarikan beberapa segi tiga.
 
Bentuk yang bisa ditemukan di mana-mana

Ini bentuk universal di alam.Karena bentuk ini bisa ditemukan di mana-mana. Baik pada pohon, tulang atau bahkan pada bagian alam yang tidak hidup misalnya di kaki gunung cadas. Bahkan gunung cadas "Sugarloaf" di Brasil juga terbentuk dengan prinsip ini.

Yang mengejutkan bagi peneliti: bahkan kalung mengambil bentuk tarikan beberapa segi tiga. Itu bisa dilihat jika bagian atasnya ditarik. Bentuk ini bisa ditemukan di mana-mana. 

Optimalisasi bentuk dengan mencontoh pohon selama ini diperhitungkan dengan memakai komputer. Claus Mattheck menempatkan prinsip tarikan beberapa segi tiga dalam rumus universal. Dengan cara itu, bagian bangunan bisa ditempatkan dalam bentuk optimal tanpa perhitungan rumit. Itu menghemat waktu dan uang.

Sudah digunakan di berbagai hal

Sekrup untuk kebutuhan medis, suku cadang mobil, mesin, juga berbagai peralatan juga telah diperbaiki para ahli mesin dengan metode baru ini. Contohnya benda yang selalu patah pada lokasi sama. Setelah diperbaiki, benda ini tahan 40 kali lebih lama dari sebelumnya. Perubahan kecil pada bentuk dampaknya bisa besar.

Mattchek menjelaskan, "Dulu orang harus menghitung tiap takik yang akan dibuat. Sekarang orang bisa bilang: sebanyak ini tempat untuk membuat takik. Dan dengan maus dalam sistem CAD orang bisa mengoptimalkan bentuk takik. Antara jari telunjuk dan jempol juga bisa dilihat bentuk tarikan beberapa segitiga."

Sejauh ini Claus Mattchek sudah meneliti puluhan ribu pohon di seluruh dunia. Satu hal ia ketahui dengan pasti, ia belum mengungkap semua rahasia alam.




_____________________

Sumber : http://www.dw.de/mencontoh-pohon-untuk-tambah-kuat/a-17927618

Minggu, 14 Desember 2014

(Serba-Serbi) - 13 Keajaiban Kesehatan Dari Hobi Membaca


Membaca buku adalah hobi yang paling umum dimiliki oleh banyak orang. Entah membaca buku, majalah, atau jurnal, beragam jenis bahan bacaan bisa memperkaya pengetahuan Anda. Selain itu, membaca pun nyatanya mampu memberikan manfaat untuk kesehatan.

Seperti dilansir dari healthmeup inilah segudang manfaat membaca buku untuk kesehatan tubuh yang perlu untuk Anda ketahui.

13 Keajaiban Kesehatan Dari Hobi Membaca
Manfaat Membaca

 Manfaat Membaca Untuk Kesehatan



Melatih otak

Membaca mampu merangsang kekuatan otak yang tidak bisa Anda dapatkan dari menonton televisi atau mendengarkan musik. Sebab membaca mampu melahirkan imajinasi Anda. Oleh karena itu, rajinlah membaca agar kekuatan otak Anda tetap fit.

Mengurangi stres

Membaca merupakan cara yang efektif untuk mengurangi tingkat stres Anda. Penelitian menunjukkan bahwa membaca mampu mengurangi tingkat kortisol dalam tubuh, menurunkan detak jantung, serta mengurangi ketegangan otot.

Membuat cepat tidur

Karena membaca dapat membuat Anda merasa lebih rileks, maka Anda pun bisa langsung tertidur setelah membaca.

Meningkatkan memori

Ketika membaca, maka otak Anda pun akan mencoba untuk memahami semua alur cerita dan berusaha untuk mengingatnya. Hal ini bisa disamakan dengan senam otak yang mampu meningkatkan kemampuan Anda untuk mengingat.

Membuat awet muda

Penelitian kesehatan telah menunjukkan bahwa mereka yang rajin membaca atau melatih otak mereka akan mengalami penurunan kognitif yang lebih lambat dibandingkan dengan yang tidak membaca. Bahkan membaca secara teratur mampu menangkal masalah kognitif seperti demensia atau penyakit Alzheimer.

Menenangkan Anda

Selain dapat membuat santai, membaca buku juga dapat membuat Anda tenang. Penelitian telah menunjukkan bahwa membaca buku-buku spiritual dapat menurunkan tekanan darah, menenangkan Anda, meningkatkan mood, dan mengurangi depresi.

Meningkatkan konsentrasi

Kebiasaan multi-tasking yang Anda lakukan sehari-hari dapat mengurangi konsentrasi dan daya fokus Anda. Sementara membaca sendiri dapat mengembalikan tingkat konsentrasi Anda dan membuat Anda lebih fokus.

Meningkatkan sensitivitas Anda

Bacaan terkadang menyimpan beberapa pelajaran yang bisa membuat Anda lebih empati serta meningkatkan sudut pandang Anda dalam melihat semua masalah. Selain itu membaca sendiri mampu membuat Anda lebih bijak atas nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.


Menginspirasi Anda

Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris menunjukkan bahwa sekitar 60% pembaca akan merasa terinspirasi dari bacaan yang mereka baca. Terutama ketika bacaan tersebut mengandung cerita yang menyentuh dan bisa menginspirasi Anda untuk berperilaku lebih baik lagi.

Menambah pengetahuan

Setiap kali membaca sesuatu, Anda pasti akan mendapatkan informasi kecil atau bahkan besar yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan Anda. Anda pun akan langsung menyimpannya sebab Anda sendiri tidak akan pernah tahu kapan Anda akan mempergunakannya. Oleh karena itu perbanyaklah membaca untuk meningkatkan pengetahuan Anda.


Menambah kosakata

Selain pengetahuan, bahan bacaan pasti juga akan menyimpan kosakata baru yang bermanfaat untuk Anda. Kosakata baru ini bisa bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan sosialisasi Anda dengan orang baru.

Meningkatkan kemampuan menulis


Seiring dengan meningkatkan kosakata Anda, kemampuan tata bahasa Anda pun juga akan meningkat. Otak Anda yang memiliki kemampuan luar biasa untuk belajar pun pada gilirannya juga akan meningkatkan keterampilan Anda untuk menulis.

Meningkatkan kemampuan menganalisis

Alur cerita dari bacaan yang Anda baca bisa meningkatkan kemampuan Anda dalam menganalisis sesuatu. Potongan-potongan plot yang belum disatukan dalam memperkuat pemikiran kritis Anda dan kemampuan analisis yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Agaknya memang tidak berlebihan jika membaca sangatlah bermanfaat untuk pemikiran Anda dan juga kesehatan tubuh Anda. Sebab hal di atas merupakan beberapa contoh dari manfaat membaca terutama untuk kesehatan. Jadi, mari perbanyak kegiatan membaca!




___________________

Sumber : http://tipsmenujusehat.blogspot.com/2014/12/13-keajaiban-kesehatan-dari-hobi-membaca.html

(Serba-Serbi) - Yerusalem dan Masakannya Yang Menyatukan



Timur Tengah kerap didera bentrokan, tetapi warga Yerusalem berasal dari berbagai kebudayaan dan sudah lama hidup berdampingan. Jika mengintip ke dapurnya, tampak paduan dua kebudayaan yang berbaur bersama.


Restaurant manager Moshe Shrefler checks the lentil stew in the tiny kitchen in Jerusalem (Foto: Daniella Cheslow) 

Mengaduk Panci

 

Baik Palestina maupun Israel klaim Yerusalem ibukotanya. Kota itu selalu diwarnai ketegangan. Namun, di dapur-dapurnya berbagai tradisi bertemu. Di restoran Azura di pasar utama Yerusalem Barat, manager Moshe Shrefler mengecek sup kacang di dapurnya yang mungil. Azura adalah tujuan populer pengunjung di bagian pasar yang banyak dikunjungi orang Irak.



 
Oxtail soup in Azura Restaurant, Israel (Foto: Daniella Cheslow) 

Makanan Yang Menenangkan

 

Sajian istimewa restoran Azura adalah sup buntut. Dagingnya dimasak dua hari dalam kuah yang mengandung banyak bumbu dan lada merah. Sup itu hanya dihidangkan tiap Selasa, dan warga Israel membanjiri restoran sebelum sup itu habis.



 
Close-up of Oxtail soup in Azura restaurant (Foto: Daniella Cheslow) 

Memasak dengan Lamban

 

Sup buntut dimasak dua hari di panci besar dari alumunium, sebelum dihidangkan bagi langganan. Menurut manager Azura, Moshe Shrefler restorannya tidak hanya menyajikan makanan asal Irak yang dimasak lezat, melainkan juga bisa membanggakan sajian makanan tradisional Yahudi, yang sama enaknya.



 
Pots and pans, in Azura Restaurant, in West Jerusalem, in April 2013 (Foto: Daniella Cheslow) 

Kompor Spesial

 

Kompor yang berbahanbakar kerosin ini disebut 'ptiliyot' dalam bahasa Ibrani. Ini jadi ciri utama restoran Yahudi tradisional. Di restoran Azura, koki mengatakan, kompor tua itu membuat makanan tambah lezat.



 
Stuffed pigeon, at Kosta's restaurant in Jerusalem's Old City (Foto: Daniella Cheslow) 

Menjunjung Tradisi

 

Di restoran Kosta di kota tua Yerusalem, pemiliknya Fareed Harroubi menghidangkan daging merpati, yang diisi nasi campur biji pala. Ini spesialitas Palestina, dihidangkan dengan selada merah serta hijau, saus tahini dan hummus. 



 
Fareed Harroubi, owner of Kosta's Restaurant, Old City, Israel in April 2013 (Foto: Daniella Cheslow) 

Nama Besar, Dapur Kecil

 

Fareed Harroubi mengatakan, ia belajar cara mengisi merpati dari seorang koki Yunani. Ia membuat makanan spesialnya, juga daging yang diasap dan dibumbu, dalam dapur kecilnya ini, di restoran di kota tua Yerusalem. 



 
Asaf Granit, a chef in Machneyuda Restaurant, West Jerusalem, Israel in April 2013 (Foto: Daniella Cheslow) 

Dapur Terbuka

 

Asaf Granit adalah salah seorang dari tiga koki di restoran Machneyuda. Ia bercerita, ia merencanakan restoran dengan dapur terbuka, jadi pelanggan bisa melihat bagaimana koki memasak. Restoran ini sudah jadi 'tredsetter' di Yerusalem Barat, dan merupakan salah satu yang menghidangkan makanan tidak halal.



 
Ceviche Salad in Machneyuda Restaurant, West Jerusalem, Israel in April 2013 (Foto: Daniella Cheslow) 

Segar dari Pasar

 

Di restoran Machneyuda, yang diberi nama seperti pasar bersejarah di Yerusalem Barat para koki membeli bahan dan dapat inspirasi dari pasar yang berlokasi di dekatnya. Restoran itu dengan bangga menyebut masakannya interpretasi modern atas masakan tradisional. Tampak di sini Ceviche, selada dengan ikan mentah dan strawberry.



 
Cook Wafa Ishad Idkedik Walaa in Idkedik Restaurant, Jerusalem Old City, Israel in April 2013 (Foto: Daniella Cheslow) 

Gilingan Sehari-Hari

 

Di restoran Idkedik di kota tua Yerusalem, koki Wafa Ishad Idkedik Walaa menggiling kacang arab dengan tangan untuk membuat hummus. Ia bertutur, ini membuat rasa elbih enak dan harga yang lebih murah. Menurutnya, warga Israel biasanya menggunakan penggiling elektronik.



 
Vegetable market, West Jerusalem, Israel in April 2013 (Foto: Daniella Cheslow) 

Gerobak Besar, Jalan Sempit

 

Pasar sayur utama Yerusalem penuh dengan orang yang berbelanja, yang melalui gang-gang sempit, dan pedagang yang meneriakkan harga. Sementara itu, semua orang lewat di dekat gerobak tanpa menyentuh tumpukan kotak sayur kosong yang diangkutnya. Ini juga tempat para koki menemukan bahan masakan setiap pagi. 



 
A Kiosk worker in the Jerusalem Old City in Israel makes pomegranate juice in April 2013 (Foto: Daniella Cheslow) 

Diperas Segar

 

Di kota tua Yerusalem, kuliner yang ditawarkan mulai dari makan malam, di mana orang duduk pada meja yang dipenuhi selada, sampai sari delima yang diperas segar, dan disajikan sebagai minuman cepat seperti pada kios makanan kecil Palestina ini. 



Men play dominoes at the Machane Yehuda Market, Jerusalem, Israel in April 2013 (Foto: Daniella Cheslow) 

Hidup Bertetangga dari Berbagai Bangsa

 

Di depan restoran Azura di pasar Machane Yehuda, pria berusia lanjut duduk-duduk di kawasan Irak dan bermain domino serta backgammon, sambil minum kopi hitam kental. 




____________________

Sumber : http://www.dw.de/yerusalem-dan-masakannya-yang-menyatukan/g-17655019

Sabtu, 13 Desember 2014

(Serba-Serbi) - 4 Temuan Teknologi Unik Yang Hanya Ada di Afrika


Penemuan-penemuan mengenai teknologi mungkin sudah dimulai sejak abad ke 20 yang lalu, namun ternyata saat ini masih banyak temuan teknologi sederhana yang sangat bermanfaat bagi kehidupan. Di benua Afrika dengan keadaan alam yang panas dan infrastruktur apa adanya pun bisa diciptakan sebuah teknologi baru yang menarik dan inovatif. Penemuan-penemuan ini timbul dari kesulitan-kesulitan para penduduk benua hitam tersebut dalam bertahan hidup sehingga menggerakan hati para ilmuwan untuk menciptakan teknologi agar kehidupan mereka lebih layak. Berikut 4 Temuan Teknologi Unik Yang Hanya Ada di Afrika:


1. Hippo Roller
 
 


 
 
Hippo Roller adalah sebuah alat yang berbentuk seperti tong yang di kedua sisinya terdapat besi sebagai setir benda tersebut. Teknologi ini muncul karena di beberapa daerah di Afrika distribusi air adalah sebuah pekerjaan yang berat apalagi pekerjaan itu dilakukan oleh wanita dan anak-anak. Dengan Hippo Roller air dapat diangkut dari sumber air ke desa dengan mudah, kapasitas dan daya tampung setiap Hippo Roller pun cukup banyak yakni 90 Liter per galon.
 
 


2. LifeStraw
 
 


 
 
Banyak kasus kematian di Afrika yang disebabkan karena mengkonsumsi air sungai secara langsung. Bakteri-bakteri yang terkandung di dalam air sungai ikut masuk ke dalam tubuh saat penduduk afrika minum air dari sungai tersebut. Karena kebiasaan ini pada tahun 2009, terdapat jumlah kematian kira-kira 5000 orang karena meminum air yang tidak aman setiap harinya. Dari kejadian ini diciptakan alat bernama LifeStraw. LifeStraw merupakan teknologi sederhana yang dapat menyaring air dengan tingkat penyaringan hingga 99,99% jenis bakteri dan 98,7% jenis virus yang ada di air. Dengan LifeStraw para penduduk Afrika dapat menyedot air sungai dan langsung meminumnya.




3. Pompa Air Tenaga Sepeda
 
 

 
 
Masalah air memang menjadi masalah pokok di dataran Afrika, di Guatemala irigasi dan distribusi air menjadi masalah serius agar kebun dan ladang bisa tetap terairi. Oleh karena itu, seorang insinyur bernama John Leary membuat sebuah pompa air bertenaga sepeda. Mekanismenya sederhana, yaitu dengan menyambungkan ban belakang sepeda dengan perangkat gesek yang terhubung dengan pompa elektrik. Alat ini dapat memompa air sampai 40 liter per menit dan desainnya juga sangat sederhana. Alat ini sudah diproduksi secara masal di Guatemala karena manfaatnya yang cukup besar.




4. Tungku Roket
 
 


 
 
Karena mayoritas penduduk Afrika masih menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar utama kompor, beberapa tahun terakhir penebangan pohon secara liar marak terjadi. Hal ini dapat mengganggu ekosistem jika terjadi secara terus menerus, terlebih lagi bahan bakar seperti gas juga sangat langka di Afrika. Persoalan tersebut akhirnya teratasi dengan sebuah alat bernama Tungku Roket. Alat ini mengkombinasikan jalur udara tungku dengan slot bahan bakar pada ujung bukaan ruang pembakaran, yang bergantian menuju cerobong dan penukar panas. Dengan tungku roket bahan bakar yang kecil sekalipun, seperti ranting pohon atau tangkai dapat menghasilkan api untuk waktu yang lama. Teknologi ini juga sangat efisien dalam mengurangi penggunaan kayu di Afrika.




___________________

Sumber : http://trik-biru.blogspot.com/2014/12/4-temuan-teknologi-unik-yang-hanya-ada.html