Jurnal Kirbat Sastra : - e-mail : sonny14sayangbati@gmail.com - sms (6221) 8161458020
Senin, 09 Juni 2014
(puisi) - Segenggam Nyawa
langkah kaki yang indah
seperti kaki kijang berlari
ke sana ke mari
mata yang indah
seperti nyala kumbang
malam hari
rambut yang berjuntai
tergerai melambai
dan memanggil-manggil
lengan yang indah
seperti menabuh genderang
gegap gempita
hati yang indah
seperti kekasih
yang haus wajah
lihat gadisku
ia mencariku
bagai segenggam nyawa
di kepal tangan
_____________________
Jaga Blengko, 9/6/14
Jack Phenomenon
Minggu, 08 Juni 2014
(Artikel Sastra) - 'Kemampuan' Tertawa Bersama

"Kemampuan untuk tertawa bersama adalah kualitas dasar cinta" ~ Kata-Kata Mutiara
Dalam sebuah berita 'Mengamati Dunia', dikatakan bahwa: ”Senyum adalah cara terbaik untuk mendapatkan teman serta mempengaruhi orang,” lapor The Times dari London. (1) Lebilh lanjut dalam laporan itu mengatakan dengan lugasnya:
Survei nasional yang diadakan untuk Pos Kerajaan menyingkapkan bahwa hal pertama yang paling diperhatikan orang tentang seseorang adalah senyumnya. Hampir setengah dari orang-orang yang disurvei mengatakan bahwa mereka tidak akan melakukan bisnis dengan siapa pun yang kelihatan tidak ramah. Biasanya para manajer wanita yang cenderung mempromosikan para karyawan yang murah senyum. Brian Bates, rekan penulis TheHumanFace mengatakan, ”Penelitian ini memperlihatkan betapa pentingnya senyum itu dalam masyarakat. Kita akan lebih suka berbagi kepercayaan, harapan, dan uang kita dengan orang yang murah senyum.” Senyum meningkatkan produksi endorfin penghilang rasa nyeri dalam tubuh, katanya menambahkan, dan orang yang tersenyum secara spontan ”lebih berhasil dalam kehidupan pribadi dan karier”. (2)
Sebuah
senyum memang penuh arti, asalkan Anda melakukannya dengan wajar dan
tulus, sebuah senyum seperti ini menyehatkan dan mendatangkan manfaat
yang besar, baik bagi Anda sendiri serta manfaat-manfaat bagi orang
lain, kelihatannya sepele namun siapa sangka senyum dapat mendatangkan
hal-hal yang tak terduga, mungkin bagi Anda sendiri.
Perhatikan hal menarik ini:
DINGINNYA kecurigaan dapat mencair karena ketulusannya. Prasangka yang telah bertumpuk tahun demi tahun sanggup dihapusnya. Hati yang telah membeku karena kekecewaan dan hilang kepercayaan bisa luluh karenanya. Banyak orang merasa lega dan ceria berkat kehadirannya. ”Jangan khawatir. Saya mengerti perasaanmu,” hiburnya. ”Saya ingin bersahabat denganmu,” ajaknya. Siapa dia yang begitu hebat ini? Dialah senyum. Dan bisa jadi, itulah senyum ANDA. (3)
Dunia
yang kaku ini dapat mencair, hanya karena bibir yang merekah yang
tersenyum. Tertawa yang dimaksud di sini bukanlah tertawa yag
meledak-ledak atau terpingkal-pingkal, akan tetapi lebih mendekati kata
tersenyum yang menyenangkan dan penuh arti.
menurut sebuah referensi senyum yang dimaksud adalah:
Apakah senyum itu? Senyum didefinisikan secara umum di kamus-kamus sebagai ’ekspresi wajah dengan bentuk mulut agak melengkung ke atas, sebagai ungkapan rasa senang, perkenan, atau sukacita’. Itulah yang terkandung di dalam senyum yang hangat. Senyum adalah cara nonverbal untuk mengungkapkan perasaan atau untuk mengkomunikasikan emosi kepada orang lain. Tentu saja, senyum dapat juga mengekspresikan cemoohan dan hinaan, tetapi itu soal lain. (4)

”Aku tersenyum kepada mereka
—mereka tidak mempercayainya
—dan cahaya mukaku tidak mereka padamkan.”
(Ayub 29:24)
~ ”Cahaya” di wajah Ayub mungkin memaksudkan bahwa wajahnya berseri-seri atau ceria. (5)
Ya,
senyum membuat orang yang memberi dan menerima sama-sama senang dan
bahagia. Senyum juga bisa mengartikan seseorang memiliki semangat dalam
hidupnya dan sikap optimisme, walaupun tidak selalu, ada juga orang yang
pelit sekali dengan sebuah senyum, mungkin orang bisa berbohong dengan
orang lain dengan tidak tersenyum, namun seringkali hatinya tidak bisa
dobohongi, bahwa seringkali dalam hatinya dia tersenyum, hanya saja
tidak diperlihatkan.
Senyum juga
memiliki arti yang mendalam bagi jiwa manusia, senyum merupakan pesona,
refleksi dari kehidupan manusia yang menjalaninya, dalam dunia yang
semakin tua, dan menurunnya nilai-nilai kemanusiaan, memang kita akui
senyum semakin jarang terlihat dengan tulus. Kegetiran hidup membuat
orang-orang menjadi lebih serius, lebih sedikit tersenyum dan sebuah
senyuman seseorang bisa jadi sangatlah mahal harganya.
Akan
tetapi jika kita berpikir lebih positif dan bersandar dengan
nilai-nilai religiusitas, maka kita tidak akan terlena berkepanjangan
dengan mengatup mulut kita yang indah ini dengan tidak tersenyum
bahagia, karena kita masih memiliki sebuah nilai dalam kehidupan ini.
“Sourire, c’est un truc de gens riches[…], je veux dire que c’est un truc pour les gens heureux » kata Moïse.
(Tersenyum itu hanya untuk orang-orang kaya […], maksudku senyum itu cuma buat orang-orang yang bahagia).
« Eh bien, c’est là que tu te trompes. C’est sourire, qui rend heureux, »
timpal Pak Ibrahim. (Nah, di sanalah kamu keliru. Justru senyum itulah yang membuat kita bahagia).
(Percakapan disebuah novel ‘Monsieur Ibrahim et les Fleurs du Coran’ (Pak Ibrahim dan Bunga-Bunga dari Al-Qur’an, terj.) - novelis Belgia, Eric-Emmanuel Schmitt (6) http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2013/08/15/napak-tilas-jejak-sang-sufi-jalaluddin-rumi-583887.html
Coba
kita melihat sebuah puisi indah ini, bagaimana sebuah senyum bagai
musim semi yang akan membuka sebuah selubung, ya senyum itu memang
dasyat sekali, meluluhkan yang kering kerontang menjadi lebih hidup dan
indah
“Kedirian itu ibarat musim gugur yang menyelimuti taman. Dan engkau yang ingin melihat wajah dan senyum dari taman, tunggulah musim semi yang akan membuka selubung kepalsuan musim gugur”
(7)http://kata-kata-mutiara.org/kata-mutiara-cinta/kumpulan-syair-dan-puisi-jalaluddin-rumi-bagian-6/

Senyum
dapat mempengaruhi emosi seperti dijelskan di atas dan juga dapat
meningkakan sistim kekebalan tubuh kita, dan juga senyum dapat meredakan
stres. Manfaatnya bagi orang lain kurang lebih sama dengan pelaku
senyum itu sendiri, komunikasi bisa berjalan lancar, menghlangkan
kecurigaan ataupun kecanggungan dalam berkomunikasi, dan anak-anak kecil
lebih suka melihat orang dewasa tersenyum padanya, dan hal ini dapat
eningkatkan rasa kepercayaan dan perlindungan.
Dan yang
harus diingat oleh kita semua, bahwa senyum yang baik tulus itu
berhubungan dengan hati Anda, sikap positif Anda menjadi salah satu
dasar penggerak mengapa Anda tersenyum, buan sesuatu yang dibuat-buat
atau hal yang bersifat basa-basi, jika Anda melakukan senyum hanya
sebagai sekedar basa-basi, amak tujan Anda tersenyum kepada orang lain
akan menjadi hambar dan kurang bermanfaat.
”Sebab dari kelimpahan hatilah mulut berbicara. Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik, sedangkan orang yang fasik mengeluarkan hal-hal yang fasik dari perbendaharaannya yang fasik.”Sumber : (8)
Alasan penting lainnya untuk tersenyum adalah pengaruh positifnya terhadap orang lain. Sebuah senyuman yang tulus menyampaikan perasaan kita tanpa perlu kata-kata, apakah itu senyuman untuk menyampaikan salam, rasa simpati, atau dukungan moril. Kadang-kadang, hanya dengan memandang senyum manis seorang bocah di foto bisa membuat bibir kita tersenyum.
Sumber : (9)
Dan senyum yang paling terindah dan ditunggu-tunggu oleh sang kekasih adalah senyum si gadis hitam manis, gadis solehah, gadis Sulamit yang cintanya hanya kepada si gembala kambing dan domba :
Senyum Laila (10)
seulas senyum membuatku bahagia
betapa tidak melihat wajahmu yang semakin manis
dengan lesung pipit dan pipimerah merona
terlihat gugusan gigi yang putih menawan
dan matamu yang bersinar
mendekatlah Laila
sesungguhnya engkau
telah meruntuhkan sebuah gunung
2013
______________________
Daftar Referensi :
(1,2,3,4, 9) Watchtower Library (Program ini dapat dilihat di : www.watchtower.org/Watchtower Library)
(5 dan 8). New World Translation of The Holly Scriptures (Program ini dapat dilihat di www.watchtower.org/New World Translation of The Holly Scriptures)
(-) Kecuali yang sudah disebutkan (Di dapat dari Internet)
(*) Sumber Gambar : Google Images (Didapat dari Internet)
(10) Koleksi pribadi puisi Majnun dan Lalila Sonny H. Sayangbati
Sabtu, 07 Juni 2014
(Serba-Serbi) - Budaya
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia.
Pengertian kebudayaan
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J.
Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu
yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki
oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun
dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.
Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian
nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan
struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala
pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu
masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang
kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan,
kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang
didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai
kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan
meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia,
sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.
Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh
manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda
yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan
hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya
ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan
bermasyarakat.
________________________
Sumber : http://thpardede.wordpress.com/budaya/
(Cerita Penjuru Dunia) - Pesawat Bung Karno Jadi Bahan Tertawaan Kruschev
Tahun 60-an, saat usia kemerdekaan kita masih berbilang belasan
tahun, Indonesia –dan Bung Karno– sudah menjadi bangsa dan negara yang
dihargai oleh para pemimpin negara besar, utamanya penguasa Blok
Kapitalis (Amerika Serikat) dan Blok Komunis (Rusia atau Uni Sovyet).
Kedua negara adidaya yang terlibat perang dingin karena beda ideologi
tadi, saling berebut pengaruh terhadap Indonesia.
Sikap Bung Karno? Sangat jelas, dia menyuarakan kepada dunia sebagai
negara nonblok. Sekalipun begitu. bukan berarti Indonesia adalah negara
yang istilah Bung Karno hanya “duduk thenguk-thenguk” tanpa
berbuat apa-apa bagi peradaban dunia. Nonblok yang aktif. Karena itu
pula, Bung Karno berhasil menggalang kekuatan-kekuatan baru yang ia
wadahi dalam NEFO (New Emerging Forces), sebuah kekuatan baru, terdiri atas negara-negara yang baru merdeka, atau sedang berkembang.
Nah, ini cerita tentang pesawat terbang. Dalam berbagai lawatan ke
luar negeri, pemerintah Indonesia menyewa pesawat komersil Pan America
(PanAm), lengkap beserta kru untuk rombongan Presiden Sukarno. Ini
sempat jadi masalah diplomatik, ketika Bung Karno hendak berkunjung ke
Rusia, memenuhi undangan Kamerad Nikita Kruschev. Sebab waktu itu, tidak
ada satu pun perusahaan penerbangan Amerika Serikat yang mempunyai
hubungan tetap dengan Moskow.
Rusia terang-terangan keberatan bila Bung Karno datang menggunakan
PanAm dan mendarat di Moskow. Karena itu, pihak pemerintah Rusia
mengajukan usul, akan menjemput Bung Karno di Jakarta menggunakan
pesawat Rusia yang lebih besar, lebih perkasa, Ilyushin L.111.
Sudah watak Bung Karno untuk tidak mau didikte oleh pemimpin negara
mana pun. Termasuk dalam urusan pesawat jenis apa yang hendak ia
gunakan. Karenanya, atas usulan Rusia tadi, Bung Karno menolak. Bahkan
jika kedatangannya menggunakan PanAm ditolak, ia dengan senang hati akan
membatalkan kunjungan ke Rusia.
Pemerintah Rusia pun mengalah. Ya… mengalah kepada Sukarno, presiden
dari sebuah negara yang belum lama berstatus sebagai negara merdeka,
lepas dari pendudukan Belanda dan Jepang.
Akan tetapi, tampaknya Rusia tidak mau kehilangan muka sama sekali,
dengan mendaratnya sebuah pesawat Amerika –musuhnya– di tanah Moskow.
Alhasil, ketika pesawat PanAm jenis DC-8 mendarat di bandar udara
Moskow, petugas traffic bandara langsung mengarahkan pesawat
yang ditumpangi Sukarno dan rombongan parkir tepat di antara dua pesawat
terbang “raksasa” buatan Rusia, jenis Ilyushin seri L.111. Seketika,
tampak benar betapa kecilnya pesawat Amerika itu bila dibanding dengan
pesawat jet raksasa buatan Rusia.
Belum cukup dengan aksi “unjuk gigi” tadi, Kruschev yang menjemput
Bung Karno di lapangan terbang, masih pula menambahkan, “Hai, Bung
Karno! Itukah pesawat kapitalis yang engkau senangi? Lihatlah, tidakkah
pesawat-pesawatku lebih perkasa?”
_____________________
Sumber : http://thpardede.wordpress.com/2014/03/13/pesawat-bung-karno-jadi-bahan-tertawaan-kruschev/
(Cerita Penjuru Dunia) - Andai Hitler Tak Tidur Saat Sekutu Mendarat di Normandia
Operasi Overlord atau pendaratan sekutu di Pantai Normandia, Perancis 6 Juni 1944, dianggap menjadi sebuah operasi militer yang paling berpengaruh dalam menjatuhkan Jerman dan mengakhiri Perang Dunia II. Meski sudah berlalu 70 tahun, selalu ada hal menarik yang bisa diungkap dari peristiwa bersejarah itu, salah satunya coba Kompas.com sampaikan di bawah ini.
KOMPAS.com — Hari ini 70 tahun lalu, tepatnya 6 Juni 1944, sebuah pendaratan militer terbesar dalam sepanjang sejarah akan menentukan arah sejarah dunia. Pendaratan pasukan sekutu di pantai Normandia, Perancis, dianggap sebagai salah satu operasi militer yang paling menentukan kejatuhan Nazi Jerman pimpinan Adolf Hitler.
Namun, banyak yang berpendapat Jerman bisa saja memenangkan perang jika para pembantu Hitler saat itu berani membangunkan sang "Der Fuhrer" dari tidurnya.
Sebagai pemimpin Jerman, Hitler adalah seorang yang karismatik dan memiliki kendali penuh atas militer Jerman saat itu. Dia juga adalah yang paling bertanggung jawab untuk menangkal invasi sekutu di Normandia.
Sayangnya, Hitler juga dikenal sebagai seorang yang temperamental dan bisa marah meledak-ledak untuk sebuah kesalahan terkecil yang dilakukan bawahannya.
Itulah sebabnya, saat kabar kemungkinan mendaratnya pasukan sekutu di pantai Normandia pada pukul 04.00 pagi tiba di markas besar Hitler pada 6 Juni 1944, tak seorang pun staf Hitler berani membangunkan sang pemimpin.
Mungkin mereka berpikir, lebih baik membiarkan sang pemimpin tidur dulu sehingga saat dia terjaga semua informasi lengkap bisa disampaikan kepada dia.
Saat itu kebingungan memang melanda Jerman soal jadi atau tidaknya sekutu mendaratkan pasukannya di Normandia. Apalagi cuaca di perairan Normandia berkabut dengan ombak laut yang cukup tinggi.
Dengan kondisi cuaca semacam itu, banyak perwira tinggi Jerman yakin pendaratan sekutu akan berakhir dengan kegagalan. Selain itu, Jerman sudah menyiapkan penyambutan di pantai Calais, Perancis, titik terdekat pendaratan dari Inggris.
Ternyata, sekutu dan intelijennya berhasil melakukan tipuan dengan membuat Nazi percaya sekutu akan mendaratkan pasukannya di Calais padahal sekutu memilih pantai Normandia yang lebih jauh dalam cuaca yang buruk. Sebuah efek kejutan yang luar biasa.
Keraguan para perwira Nazi itu terbukti mengakibatkan Jerman harus membayar mahal. Sekutu memiliki keunggulan 12 jam yang sangat vital.
Divisi tank duduk menunggu
BBC Pemimpin Nazi, Adolf Hitler.
Akibat tidak dibangunkannya Hitler dari tidurnya di Berlin, pasukan cadangan tank dan infanteri Jerman, yang seharusnya bisa merespons pendaratan itu dalam hitungan menit, duduk diam dan menunggu perintah.
Sebanyak 10.000 personel pasukan perbatasan Jerman bersembunyi saja di parit-parit perlindungan dan membiarkan 175.000 personel pasukan Inggris, AS, Kanada, dan Perancis mendarat di pantai.
Kesialan Jerman tak berhenti di sana. Jenderal Erwin Rommel yang berjuluk Si Rubah Gurun, yang diberi tanggung jawab di pesisir Perancis itu, tengah berada di kediamannya di Jerman, memperingati ulang tahun ke-50 dirinya.
Mendengar sekutu sudah mendarat, Rommel bergegas kembali ke garis depan, tetapi dia juga tak bisa berbuat apa-apa karena sebagian besar pasukan Jerman di Perancis hanya bisa digerakkan dengan perintah langsung Hitler.
Rommel berusaha menghubungi Hitler di markasnya, tetapi hanya diminta menunggu. Pada pukul 07.00 atau satu jam setelah pendaratan sekutu, salah satu perwira tinggi Jerman, Gerd von Rundstedt, memberanikan diri melangkahi wewenangnya.
Dia memerintahkan dua divisi tank cadangan untuk bergerak ke kota Caen untuk mencegat gerak maju pasukan sekutu. Namun, ketika mengetahui inisiatif Von Rundstedt ini, markas besar AB Jerman justru memerintahkannya untuk tak menyerang. "Von Rundstedt harus menunggu perintah Hitler," demikian perintah markas besar.
Dan, saat Hitler sudah cukup segar untuk memahami apa yang terjadi di garis depan, pada pukul 16.00 dia merestui gerak maju Von Rundstedt ke Caen. Perintah Hitler itu terlambat hampir 12 jam, yang membuat sekutu telanjur memiliki pijakan kuat di Normandia dan sekitarnya.
Saat itu tak hanya pasukan darat sekutu yang terus maju, pesawat-pesawat tempur Typhoon, Mustang, dan Mosquito sudah menguasai udara, menghancurkan apa pun yang bergerak di bawahnya.
Sementara itu, meski kacau-balau pada awal pendaratan, pasukan Sekutu berhasil mendesak pasukan Jerman yang bertahan di pantai dan mendaratkan berbagai peralatan berat seperi tank, artileri berat, dan berton-ton amunisi.
Tak ada yang bisa dilakukan Jerman untuk menghentikan gerak maju sekutu saat itu. Semuanya hanya karena tak ada yang berani membangunkan Hitler dari tidurnya. kompas.com
_____________________
Sumber : http://forum.tribunnews.com/showthread.php?7364175-Andai-Hitler-Tak-Tidur-Saat-Sekutu-Mendarat-di-Normandia#.U5GMr33cT6o.twitter
Langganan:
Postingan (Atom)

